STITMUBA, Bangkalan – Sebagai bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, Dosen dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Miftahul Ulum melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program "Pendampingan Kegiatan Literasi Anak". Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Batuputih Desa Sreseh Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang pada 07 Juli 2025, dengan tujuan meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak-anak setempat. 

Kegiatan ini melibatkan 3 dosen dan 10 mahasiswa dari program studi PGMI STIT Miftahul Ulum yang secara aktif memberikan pendampingan kepada 35 anak usia sekolah. Program ini dirancang untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kebiasaan membaca sejak dini, sekaligus memperkuat keterampilan dasar literasi melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. 

Kami melihat pentingnya menanamkan budaya literasi sejak dini, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses buku dan bahan bacaan. Melalui pendampingan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya bisa membaca, tetapi juga mencintai kegiatan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, ungkap Raudlatul Jannah, salah satu dosen pendamping dalam kegiatan ini. 

Selama kegiatan, tim pengabdian STIT Miftahul Ulum melakukan berbagai aktivitas, di antaranya sesi Membaca Bersama (anak-anak diajak membaca cerita pendek dan buku bergambar dengan pendampingan dosen dan mahasiswa), Kegiatan Kreatif (melalui menggambar dan bercerita, anak-anak diajak mengembangkan imajinasi dan kemampuan verbal), dan Permainan Edukatif (game interaktif seperti puzzle kata dan tebak gambar digunakan untuk memperkuat pemahaman literasi).

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari orang tua, guru, dan tokoh masyarakat setempat. "Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kami berterima kasih kepada STIT Miftahul Ulum yang telah membawa semangat baru dalam meningkatkan minat baca anak-anak di sini," ujar Ibrahim selaku PJ Desa Sreseh.

Sebagai tindak lanjut, STIT Miftahul Ulum berencana untuk memperluas jangkauan program litersi ke daerah lain yang membutuhkan, membangun pojok bacabekerja sama dengan pemerintah desa setempat, dan melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam kegiatan pengabdian serupa.